Desa Bugel, 12 September 2025
Sebagai bagian dari kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda, Pemerintah Desa Bugel bekerja sama dengan mahasiswa KKN Universitas Al Iman Bulus menyelenggarakan acara “Ngaji Gaul” dengan tema “Pembekalan Fiqih Praktis bagi Generasi Muda”.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat malam, 12 September 2025 pukul 20.00 WIB, bertempat di Balai Desa Bugel, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo.
Menyemai Ilmu Agama dengan Gaya Kekinian
“Ngaji Gaul” merupakan bentuk kegiatan dakwah yang dikemas secara santai namun sarat ilmu, dengan tujuan menanamkan pemahaman agama yang relevan dengan kehidupan sehari-hari generasi muda.
Melalui pendekatan yang ringan dan komunikatif, para mahasiswa KKN Universitas Al Iman Bulus menyampaikan materi fiqih praktis, seperti tata cara ibadah yang benar, etika pergaulan, serta pentingnya menjaga adab dalam kehidupan modern.
Kehadiran Berbagai Elemen Masyarakat
Acara ini dihadiri oleh perangkat desa, lembaga desa, dan anggota Karang Taruna Harapan Jaya Desa Bugel, yang turut berpartisipasi aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab. Suasana keakraban tampak terjalin antara pemateri dan peserta, sehingga materi yang disampaikan mudah diterima dan dipahami.
Kepala Desa Bugel dalam sambutannya menyampaikan,
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Ngaji Gaul ini karena mampu menjembatani ilmu agama dengan kehidupan generasi muda. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan agar anak-anak muda Bugel semakin paham agama dan berakhlak mulia.”
Sinergi antara Desa dan Mahasiswa KKN
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi positif antara Pemerintah Desa Bugel dan mahasiswa KKN Universitas Al Iman Bulus, yang selama masa pengabdian turut aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan di desa.
Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai keagamaan dan moral dapat ditanamkan dengan cara yang lebih menarik dan menyenangkan.
Penutup: Membentuk Generasi Berilmu dan Berakhlak
Acara Ngaji Gaul ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh perwakilan mahasiswa KKN. Seluruh peserta berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara rutin sebagai sarana pembinaan karakter dan peningkatan pemahaman agama di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda.
Dengan semangat kebersamaan dan ilmu yang bermanfaat, diharapkan generasi muda Desa Bugel dapat menjadi pribadi yang cerdas, berilmu, dan berakhlak, serta mampu membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitarnya.
“Ngaji boleh gaul, tapi akhlak tetap nomor satu.”